Installasi WordPress di OpenBSD 5.6

Sebelum installasi package dimulai, langkah pertama adalah mengkonfigurasi dari url mana package akan di unduh, berikut langkahnya.

Pada layar sistem operasi ketik:

Screen Shot 2015-03-31 at 11.01.14 PMselanjutnya itu tentukan url yang dijadikan tujuan untuk mengunduh package, dengan mengetik perintah:Screen Shot 2015-03-31 at 11.01.31 PM

alamat url diatas tidak mutlak, jika ingin mengganti dari url mana package akan di unduh bisa dilihat di “http://www.openbsd.org/ftp.html”. Setelah mengkonfigurasi dari url mana package akan di unduh, berikutnya adalah langkah-langkah bagaimana menginstallasi wordpress didalam OpenBSD.

Catatan: untuk percobaan kali ini, penulis menggunakan user root, sehingga pengetikan perintah tidak menggunakan tambahan kata sudo.

Langkah Pertama: Install Peramban Web

Installasi peramban web dibutuhkan untuk memudahkan kita menginstall wordpress, berikut caranya:

pada layar sistem operasi ketikan perintah:

Screen Shot 2015-04-01 at 2.50.28 AM

Langkah Kedua: Install Pico

pico memiliki kemudahan dibandingkan dengan kita mengetik di vi, jadi penulis menyarankan agar menginstall pico. berikut langkahnya:

pada layar, ketikan perintah:

Screen Shot 2015-04-01 at 2.00.05 AM

Langkah Ketiga: Install dan Konfigurasi Apache

pada sistem operasi OpenBSD, apache telah di install, tetapi dibutuhkan beberapa perintah untuk menjalankan apache, berikut langkahnya:

pada layar sistem operasi, ketikan perintah

pico /etc/rc.conf.local

lalu tambahkan:

httpd_flags=""

lalu restart OpenBSD dengan mengetikan:

reboot

setelah reboot, uji apakah apache telah berjalan dengan mengetikan perintah:

lynx localhost

jikalau berhasil, pada peramban web terdapat tulisan “It Worked”.

Langkah Keempat: Install dan Konfigurasi MySql Server

untuk penyimpanan data wordpres, dibutuhkan MySql Server, untuk kali ini penulis menggunakan MySql Server versi 5.1.73, berikut perintahnya:

pada layar sistem operasi, ketikan perintah:

Screen Shot 2015-04-01 at 2.56.09 AM

setelah installasi berhasil, MySql menyimpan instance di alamat:

/usr/local/bin/mysql_install_db

setelah itu tambahkan password ketika login sebagai root, langkah pertama aktifkan basis data MySql dengan mengetik perintah:

/usr/local/bin/mysqld_safe &

selanjutnya jalankan script MySql dengan perintah:

/usr/local/bin/mysql_secure_installation

selanjutnya ikuti perintah yang diberikan, isi sesuai keinginan:

Enter current password for root (enter for none): [enter]
Change the root password [Y/n] y
New password: [secure password for mysql root]
Re-enter new password: [secure password for mysql root]
Remove anonymous users? [Y/n] y
Disallow root login remotely? [Y/n] y
Remove test database and access to it? [Y/n] y
Reload privilege tables now? [Y/n] y

setelah itu verifikasi apakah MySql telah nyala dengan mengetik perintah:

& fstat | grep "*:" | grep mysql

jika MySql ingin selalu dijalankan pada ketika menjalankan sistem operasi, edit rc.conf.local dengan mengetik perintah:

pico /etc/rc.conf.local

lalu tambahkan:

pkg_scripts="mysqld"

setelah itu reboot sistem operasi, cek apakah MySql telah berjalan. Selanjutnya sebelum proses installasi wordpress, hal yang pertama dilakukan adalah membuat basis data untuk penyimpanan data wordpress

Screen Shot 2015-04-01 at 3.12.01 AM

setelah masuk kedalam mysql, ketikan perintah:

mysql> CREATE DATABASE wordpressdb;

mysql> GRANT ALL ON wordpressdb.* to wpuser@localhost IDENTIFIED BY '[secure password for wpuser on wp]';

selanjutnya cek apakah database berhasil dibuat, dengan megetikan perintah:

Screen Shot 2015-04-01 at 3.13.39 AM

setelah database berhasil dibuat, keluar dari mysql dengan mengetikan perintah:

mysql> \q

Langkah Kelima: Install dan Konfigurasi WordPress+PHP

Untuk install wordpress pada OpenBSD ketikan perintah berikut

pkg_add wordpress

Saat installasi package wordpress, OpenBSD menyarankan php yang digunakan ketika proses installasi berjalan, perbedaan dari php-5.4.30p0 dan php-5.4.30p0-ap2 adalah ap2 menggunakan apache versi dua, sisanya menggunakan apache versi satu.

Screen Shot 2015-04-01 at 3.15.16 AM

ketika proses installasi, pengguna diharuskan mengkonfigurasi php, seperti gambar dibawah ini.

Screen Shot 2015-04-01 at 3.19.23 AM

Lakukan perintah dari pesan yang ditampilkan, dengan cara:

ln -s /var/www/conf/modules.sample/php-5.4.conf /var/www/conf/modules/php.conf
ln -s /etc/php-5.4.sample/mysql.ini /etc/php-5.4/mysql.ini
chown root:www /etc/php-5.4.ini
chmod 640 /etc/php-5.4.ini
mkdir /var/www/tmp
pico /var/www/conf/httpd.conf

saat masuk kedalam httpd.conf via pico pada bagian “Dynamic Shared Object (DSO Support)” cari “LoadModule” dengan menggunakan ^w, dibawahnya tambahkan perintah:

# PHP 5.4 Module
# LoadModule php5_module /usr/local/lib/php-5.4/libphp5.so

sekarang cari “php” dengan menggunakan ^w, ketika menemukan yang awalannya “AddType” hapus tanda #, lalu ubah menjadi seperti ini:

AddType application/x-httpd-php .php .php4 .php3 .htm .html

lalu tambahkan dibawahnya:

AddType application/x-httpd-php-source .phps

sekarang cari“DirectoryIndex” dengan menggunakan ^w, tambahkan beberapa informasi, yaitu:

<Directory "/var/www/htdocs/[Your Blog Directory #1]">
Options FollowSymLinks
AllowOverride All
</Directory>

setelah itu tambahkan di bawahnya

DirectoryIndex index.html index.htm index.php index.php5 index.php4 index.php3

didalam package wordpress ada modul php yang tertinggal yaitu php-gd, berguna untuk otomatisasi memotong dan merubah image ketika proses installasi wordpress.

pkg_add php-gd

setelah itu muncul perintah seperti proses installasi php, ketikan perintah seperti berikut ini:

ln -sf /etc/php-5.4.sample/gd.ini /etc/php-5.4/gd.ini

selanjutnya adalah bagaimana membagi dalam satu web server mempunyai lebih dari satu alamat website dengan virtual host, terutama jika mempunyai lebih dari satu domain, setiap blog mempunya direktori berbeda, dan mempunyai tampilan yang berbeda. pada httpd.conf cari dengan menggunakan ^w “VirtualHost” dan tambahkan beberapa baris:

<VirtualHost [Your Server IP address]>
ServerAdmin [Your email address]
DocumentRoot /htdocs/[Your Blog Directory #1]
ServerName [Your domain name for Blog #1]
</VirtualHost>
<VirtualHost [Your Server IP address]>
ServerAdmin [Your email address]
DocumentRoot /htdocs/[Your Blog Directory #2]
ServerName [Your domain name for Blog #2]
</VirtualHost>

setelah itu, exit dengan menggunakan ^x, lalu save semua perubahan perintah. selanjutnya adalah uji coba apakah php terlah berhasil di install pada OpenBSD, yang pertama dilakukan adalah membuat php file, dengan mengetik perintah:

echo "<?php phpinfo() ?>" > /var/www/htdocs/phptest.html

lalu test apache apakah berhasil menarik modul php

apachectl configtest

selanjutnya restart apache, supaya dapat menarik semua modul

sudo apachectl graceful

lalu kita ujicoba php dengan berkas yang telah disiapkan:

lynx http://[ip server]/phptest.html

ketika melihat “logo PHP” berarti php telah berhasil di install, selanjutnya adalah menghapus file test tadi:

rm /var/www/htdocs/phptest.html

proses selanjutnya adalah konfigurasi wordpres, pada percobaan kali ini menkonfigurasi dua website dalam satu server, tiap website memiliki domain yang berbeda. yang pertama dilakukan adalah copy folder wordpress kedalam htdocs:

cp -rp /var/www/wordpress /var/www/htdocs/[Your Blog Directory #1]/

sekarang ubah permission untuk mengakses www, berguna untuk memberikan akun hak untuk menulis pada satu direktori.

chown -R www:www /var/www/htdocs/[Your Blog Directory #1]/
chmod -R g+w /var/www/htdocs/[Your Blog Directory #1]/

setelah itu buat konfigurasi yang sama dengan blog pertama:

cp -rp /var/www/wordpress /var/www/htdocs/[Your Blog Directory #2]/
chown -R www:www /var/www/htdocs/[Your Blog Directory #2]/
chmod -R g+w /var/www/htdocs/[Your Blog Directory #2]/

selanjutnya adalah membuat server mempunyai kemampuan untuk menterjemahkan alamat url menjadi IP address (DNS Resolving), sehingga dapat menampilkan blog mana yang diakses oleh pengguna berdasarkan url:

mkdir /var/www/etc/
ln -s /etc/resolv.conf /var/www/etc/resolv.conf

selanjutnya adalah membuat MySql Server dapat diakses melalui socket:

mkdir -p /var/www/var/run/mysql/
ln -f /var/run/mysql/mysql.sock /var/www/var/run/mysql/mysql.sock

setelah itu masuk kedalam peramban web lynx, untuk installasi wordpress

http://your-server/wp-admin/install.php

atau ketika konfigurasi VirtualHost tidak dilakukan:

http://your-server/[Your Blog Directory #1]/wp-admin/install.php

Screen Shot 2015-04-01 at 8.14.37 AM

Screen Shot 2015-04-01 at 8.15.45 AM

Screen Shot 2015-04-01 at 8.21.44 AMReference

1. http://www.nclee.com/wp-on-obsd-5-3/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *