Cara Pemasangan WordPress pada Fedora-Server 21 dengan AMP

WordPress merupakan aplikasi open source untuk web blogging dan sistem manajemen konten (CMS) yang paling banyak digunakan. WordPress dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL.

Oleh karena itu, untuk memasang WordPress pada Fedora-Server 21 disyaratkan untuk memasang Apache, MySQL, dan PHP (sering disingkat dengan AMP, atau LAMP jika dengan Linux) terlebih dahulu.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai cara pemasangan AMP dan WordPress pada Fedora-Server 21.

Sebenarnya AMP dapat dipasang sekaligus saat pemasangan Fedora-Server 21 dengan menambah add-ons “Basic Web Server” dan “MariaDB (MySQL) Database” pada konfigurasi “Software Selection”. (lihat Gambar 1)

atur software selection
Gambar 1: Tampilan konfigurasi “Software Selection” saat pemasangan Fedora-Server 21

Namun jika belum, AMP dapat dipasang masing-masing dengan perintah “yum install”.

Catatan:

- Setiap perintah dalam tutorial ini diakhiri dengan menekan tombol "Enter".
- Tambahkan "sudo" di depan perintah jika diperlukan akses sebagai root.
- Perintah yang berwarna merah disesuaikan dengan keinginan sendiri.

1. PEMASANGAN AMP

Apache

  • Untuk memasang Apache, pasang paket httpd dengan perintah berikut.
yum install httpd
      • Untuk memulai Apache, gunakan perintah berikut.
systemctl start httpd.service
        • Untuk membuat Apache memulai pada saat setiap boot, gunakan perintah berikut.
systemctl enable httpd.service
          • Untuk membolehkan permintaan http dari jaringan eksternal, konfigurasi firewall  dengan perintah berikut.
firewall-cmd --permanent --zone=public --add-service=http
firewall-cmd --permanent --zone=public --add-service=https
firewall-cmd --reload
  • Sebelum menguji Apache, pastikan ada peramban web yang terpasang. Jika belum ada, gunakan perintah berikut untuk memasang peramban web. (Di sini saya menggunakan “links” sebagai peramban web)
yum install links
  • Untuk menguji apakah Apache berjalan dengan benar, buka alamat localhost menggunakan peramban web dengan perintah berikut.
links http://localhost/

Jika setelah itu muncul halaman web yang bertuliskan “Fedora Test Page” seperti pada Gambar 2, berarti Apache berjalan dengan benar.

Gambar
Gambar 2: Halaman pertama dari “Fedora Test Page”

Root dokumen default Apache pada Fedora adalah /var/www/html, sedangkan berkas konfigurasinya adalah /etc/httpd/conf/httpd.conf. Konfigurasi tambahan disimpan dalam direktori /etc/httpd/conf.d/.

MySQL

  • Untuk memasang MySQL, pasang paket mariadb dengan perintah berikut.
yum install mariadb mariadb-server
  • Untuk memulai MySQL, gunakan perintah berikut.
systemctl start mariadb.service
  • Untuk membuat MySQL memulai pada saat setiap boot, gunakan perintah berikut.
systemctl enable mariadb.service
  • Untuk mengamankan pemasangan MySQL, gunakan perintah berikut.
mysql_secure_installation

Lalu lakukan hal-hal berikut: (lihat Gambar 3.a – 3.c)

  1. buat kata sandi untuk akun root
  2. hilangkan akun-akun pengguna anonim
  3. hilangkan akun-akun root yang dapat diakses dari luar host lokal
  4. hilangkan basis data “test” (yang secara default dapat diakses oleh semua pengguna, termasuk pengguna anonim), dan hak-hak istimewa yang membolehkan seseorang mengakses basis data dengan judul yang diawali dengan “test_”
Gambar 3.a: Pengaturan pemasangan MySQL yang aman (1/3)
Gambar
Gambar 3.b: Pengaturan pemasangan MySQL yang aman (2/3)
Gambar 3.c: Pengaturan pemasangan MySQL yang aman (3/3)

PHP

  • Untuk memasang PHP, gunakan perintah berikut.
yum install php php-mysql
  • Setelah itu mulai ulang layanan Apache dengan perintah berikut.
systemctl restart httpd.service
  • Untuk menguji PHP, diperlukan sebuah berkas PHP yang diletakkan ke dalam direktori default Apache yaitu /var/www/html. Untuk itu, buatlah suatu berkas kecil PHP (info.php) di dalam direktori /var/www/html dengan perintah berikut.
vi /var/www/html/info.php
  • Lalu ketik baris berikut di dalam berkas “info.php”.
<?php phpinfo(); ?>
  • Tekan “Esc” dan ketik “:wq” untuk menyimpan dan keluar.
  • Buka berkas tersebut menggunakan peramban web dengan perintah berikut.
links http://localhost/info.php

Lalu akan muncul halaman PHPInfo seperti pada gambar berikut.

Gambar
Gambar 4.a: Halaman pertama dari LAMP PHPInfo
Gambar
Gambar 4.b: Halaman 19 (mengenai MySQL support) dari LAMP PHPInfo

Pemasangan AMP berhasil! 🙂

Selanjutnya, masuk ke langkah-langkah pemasangan WordPress.

2. PEMASANGAN WORDPRESS

Membuat Database

1. Masuk ke MariaDB dengan perintah berikut.

mysql -u root -p

2. Buat basis data untuk WordPress dengan perintah berikut.

CREATE DATABASE wordpress;

3. Tambahkan seorang pengguna beserta kata sandinya.

CREATE USER 'wpuser'@'localhost' IDENTIFIED BY 'wppassword';

4. Izinkan pengguna tersebut untuk mengakses basis data.

GRANT ALL PRIVILEGES ON wordpress.* TO 'wpuser'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;

Mengkonfigurasi WordPress

1. Unduh WordPress terbaru dengan perintah berikut.

wget http://wordpress.org/latest.tar.gz

atau

links http://wordpress.org/latest.tar.gz

2. Ekstrak berkas tersebut dengan perintah berikut.

tar -zxvf <namaberkas>.tar.gz

3. Pindahkan berkas yang telah diekstrak tadi ke direktori /var/www/html/.

mv wordpress/* /var/www/html

4. Salin berkas “wp-config-sample.php” dan simpan sebagai “wp-config.php”.

cp /var/www/html/wp-config-sample.php /var/www/html/wp-config.php

5. Buka dan edit berkas tersebut dengan perintah berikut.

vi /var/www/html/wp-config.php

6. Masukkan informasi basis data seperti pada Gambar 5.

Gambar 4
Gambar 5: Tampilan saat mengedit berkas “wp-config.php”

7. Buat pengguna Apache sebagai pemilik dari direktori WordPress.

chown -R apache:apache /var/www/html/

8. Tetapkan kebijakan SELinux untuk direktori-direktori Apache.

chcon -Rt httpd_sys_content_t /var/www/html

Memasang WordPress:

1. Cek alamat IP Anda. (lihat Gambar 6)

ifconfig

2. Kunjungi alamat IP Anda menggunakan peramban web. (lihat Gambar 6)

links http://alamat-ip-anda/
wp 9
Gambar 6: Tampilan saat mengecek alamat IP

3. Isi judul situs, nama pengguna, kata sandi, dan alamat surel. Lalu pilih “Install WordPress”. (lihat gambar 7.a – 7.b)

Gambar
Gambar 7.a: Halaman pemasangan WordPress (1/2)
Gambar
Gambar 7.b: Halaman pemasangan WordPress (2/2)

4. Setelah WordPress berhasil dipasang, pilih “Log In”. (lihat Gambar 8)

Gambar
Gambar 8: Halaman saat pemasangan WordPress berhasil

5. Masukkan nama pengguna dan kata sandi, lalu pilih “Log In”.

Gambar
Gambar 9: Halaman untuk login ke WordPress

6. Setelah login berhasil akan muncul halaman “Dashboard” seperti Gambar 10.

Gambar
Gambar 10: Halaman pertama dari “Dashboard”
Gambar Tampilan Beranda
Gambar 11.a: Halaman beranda web “Keamanan OS Fedora” (1/2)
Gambar Tampilan Beranda
Gambar 11.b: Halaman beranda web “Keamanan OS Fedora” (2/2)

Selesai! 🙂

Demikian, tutorial pemasangan WordPress pada Fedora-Server 21 dengan AMP. Semoga bermanfaat 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *