Instalasi WordPress pada FreeBSD 10.1

Stack FAMP (seperti stack LAMP pada Linux) adalah sekumpulan perangkat lunak sumber terbuka yang pada umumnya diinstal bersama untuk mendukung situs web dan aplikasi web pada server FreeBSD. FAMP adalah akronim dari FreeBSD (sistem operasi), Apache (server web), MySQL (server basis data), dan PHP (untuk memproses konten PHP dinamis). Sebelum menginstal WordPress, kita harus menginstal FAMP terlebih dahulu.

Langkah #1 — Menginstal Apache

Untuk menginstal Apache 2.4 menggunakan pkg, jalankan perintah berikut:

$ sudo pkg install apache24

Untuk mengaktifkan Apache sebagai sebuah servis, tambahkan apache24_enable="YES" pada berkas /etc/rc.conf. Kita dapat menggunakan perintah berikut untuk melakukannya:

$ sudo echo 'apache24_enable="YES"' >> /etc/rc.conf

Sekarang mulai jalankan Apache:

$ sudo service apache24 start


Kita dapat memverifikasi apakah Apache sudah berjalan dengan mengunjungi alamat IP publik server kita dalam peramban web lynx. Kita akan melihat halaman web FreeBSD Apache yang default, berkata “It Works!”.

$ sudo pkg install lynx
$ lynx 172.16.109.128

Langkah #2 — Menginstal MySQL

Untuk menginstal MySQL 5.6 menggunakan pkg, jalankan perintah berikut:

$ sudo pkg install mysql56-server

Untuk mengaktifkan MySQL sebagai sebuah servis, tambahkan mysql_enable="YES" pada berkas /etc/rc.conf. Kita dapat menggunakan perintah berikut untuk melakukannya:

$ sudo echo 'mysql_enable="YES"' >> /etc/rc.conf

Sekarang mulai jalankan MySQL:

$ sudo service mysql-server start


Setelah basis data MySQL berjalan, jalankan naskah keamanan berikut untuk menghapus beberapa default yang berbahaya dan sedikit membatasi akses kepada sistem basis data kita:

$ sudo mysql_secure_installation

Langkah #3 — Menginstal PHP

Untuk menginstal PHP 5.6 menggunakan pkg, jalankan perintah berikut:

$ sudo pkg install mod_php56 php56-mysql php56-mysqli


Sekarang salin contoh berkas konfigurasi PHP menggunakan perintah berikut:

$ sudo cp /usr/local/etc/php.ini-production /usr/local/etc/php.ini

Sekarang jalankan perintah rehash untuk membangkitkan kembali informasi cache sistem mengenai berkas eksekutabel yang terinstal:

$ rehash

Langkah #4 — Konfigurasi Apache dengan modul PHP

Sebelum Apache dapat memproses halaman PHP, kita harus mengkonfigurasikannya menggunakan mod_php. Buka berkas konfigurasi Apache:

$ sudo vi /usr/local/etc/apache24/httpd.conf

Pertama, kita konfigurasikan Apache untuk membuka berkas index.php secara default. Lihat baris DirectoryIndex index.html dan ubah baris tersebut dengan menambahkan index.php di depan index.html, seperti berikut ini:

Kemudian kita konfigurasikan Apache untuk memproses berkas PHP yang diminta dengan prosesor PHP. Tambahkan baris-baris berikut di akhir berkas:

Sekarang hidupkan kembali Apache:

$ sudo service apache24 restart

Langkah #5 — Uji pemrosesan PHP

Untuk menguji apakah sistem sudah dikonfigurasikan dengan benar untuk memproses PHP, kita dapat membuat naskah PHP yang sangat sederhana. Misalkan kita membuat naskah index.php. Agar Apache dapat mencari berkas dan menyajikannya dengan benar, berkas index.php harus disimpan dalam direktori spesifik–DocumentRoot–dimana Apache akan mencari berkas ketika pengguna mengakses server web. Lokasi DocumentRoot dispesifikasikan dalam berkas konfigurasi Apache yang kita modifikasi sebelumnya (/usr/local/etc/apache24/httpd.conf). Secara default, DocumentRoot ditetapkan pada /usr/local/www/apache24/data. Kita dapat membuat berkas index.php dalam direktori tersebut seperti berikut:

$ sudo echo ''  >> /usr/local/www/apache24/data/index.php

Sekarang kita dapat melakukan pengujian dengan mengunjungi alamat berikut:

$ lynx 172.16.109.128/index.php

atau

$ lynx 172.16.109.128

Langkah #6 — Siapkan basis data MySQL

WordPress menggunakan basis data relasional seperti MySQL untuk mengelola dan menyimpan informasi situs dan pengguna. Pada langkah ini, kita akan menyiapkan basis data dan pengguna MySQL untuk digunakan pada WordPress.

Masuk ke akun administratif MySQL (root) dengan menggunakan perintah ini:

# mysql -u root -p


Buat basis data MySQL dengan menggunakan kueri SQL berikut:

CREATE DATABASE wordpress;


Buat pengguna baru dengan kueri SQL berikut:

CREATE USER wordpressuser@localhost IDENTIFIED BY 'password';


Sekarang berikan izin akses pengguna ke basis data dengan menggunakan kueri SQL berikut:

GRANT ALL PRIVILEGES ON wordpress.* TO wordpressuser@localhost;
FLUSH PRIVILEGES;
exit

Langkah #7 — Unduh WordPress

Unduh berkas WordPress pada direktori home dengan menggunakan perintah berikut:

$ cd ~
fetch http://wordpress.org/latest.tar.gz


Ekstraksi arsip dengan perintah berikut:

$ tar xvf latest.tar.gz


Hasil ekstraksi ada pada direktori bernama wordpress dalam direktori home.

Untuk menghapus arsip WordPress gunakan perintah:

$ rm latest.tar.gz

Langkah #8 — Konfigurasi WordPress

Pertama-tama, masuk ke direktori wordpress:

$ cd ~/wordpress

Agar konfigurasi lebih mudah, kita akan menggunakan contoh konfigurasi yang disediakan WordPress, wp-config-sample.php. Salin contoh ke wp-config.php:

$ cp wp-config-sample.php wp-config.php

Lakukan modifikasi DB_NAME, DB_USER, dan DB_PASSWORD pada berkas konfigurasi:

$ vi wp-config.php

Langkah #9 — Salin berkas-berkas pada DocumentRoot Apache

Setelah aplikasi WordPress kita terkoneksi dengan basis data, kita harus menyalin berkas-berkas WordPress ke direktori DocumentRoot Apache:

$ sudo cp -rp ~/wordpress/* /usr/local/www/apache24/data/

Sekarang ubah kepemilikan berkas-berkas WordPress ke pengguna dan grup www:

$ sudo chown -R www:www /usr/local/www/apache24/data/*

Langkah #10 — Jalankan instalasi WordPress

Sekarang kita kunjungi alamat IP publik kita pada peramban web sebagai berikut:

$ lynx 172.16.109.128


 

Referensi:

  1. https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-an-apache-mysql-and-php-famp-stack-on-freebsd-10-1
  2. http://www.freebsdmadeeasy.com/tutorials/web-server/install-php-5-for-web-hosting.php
  3. https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-wordpress-with-apache-on-freebsd-10-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *